Sabtu, 26 Desember 2015

Pengertian Bios dan Fungsinya

Pengertian Bios dan Fungsinya - BIOS yaitu suatu istilah singkatan dari basic input atau output system yg ada pada level paling bawah terdiri dari software low level yg fungsinya utk mengontrol hardware sistem, pada dasarnya bios menghubungkan antara hardware & software pada suatu system tetapi sebahagian orang mengetahui istilah BIOS berdasarkan nama lain device driver atau driver saja.

BIOS basic input output sistem yaitu istilah tunggal yang menggambarkan seluruhnya driver atau program kontrol hardware low level pada satu buah system yg bekerja trik bersama-sama bertindak yang merupakan satu interfase antara perangkat keras & perangkat lunak, terkadang susah juga untuk membedakan atau mendalami perbedaan perangkat keras & perangkat lunak pada satu buah system pc. baca pengertian sistem komputer

pengertian bios dan fungsinya
Bios


Suatu sistem komputer dua-duanya sama-sama terjalin operasi yg bisa saja adalah dibakar atau burn dalam 1 Chip ROM yg non volatile atau tidak bisa dihapus saat mati & juga read only, ini adalah bagian mutlak dari BIOS. Dan BIOS memasukan chip rom yg terinstal pada adapter yg semua perangkat penambahan yang lain juga di load saat system boot up.

Gabungan motherboard BIOS bios kartu adapter & device driver diambil dari disk membentuk BIOS dengan cara keseluruhan bagian dari bios yg diisikan ke dalam chip bios baik pada motherboard atau beberapa kartu adapter yg terkadang dinamakan firmware, suatu nama yg diberikan utk software yg disimpan pada chip. ini akan membuat orang-orang berpikir salah tentang BIOS dgn menganggapnya sbg komponen hardware.

Sistem komputer digambarkan sbg serangkaian lapisan beberapa hardware & beberapa software yg meginterface satu sama lain, yg paling mendasar membagi suatu komputer kedalam 4 layer primer & masing-masing bisa dibagi kedalam sub-set.

Pada arsitektur layer program software/aplikasi berbicara pada sistem operasi lewat api application programming interface bervariasi tergantung sistem operasi yg dipakai, & terdiri dari bermacam perintah & fungsi yg akan dilakukan oleh system operasi untuk suatu aplikasi. sbg contoh suatu aplikasi akan meminta system operasi utk menyimpan satu buah file.

Dengan begitu aplikasi itu sendiri tak harus mengetahui bagaimana membaca disk & mengirim data ke printer atau jalankan beragam fungsi lainnya yg akan dilakukan oleh sistem operasi, penerapan sepenuhnya terpisah dari hardware. Maka pada dasarnya kamu bisa menjalankan aplikasi yg sama pada mesin yg berbeda, & aplikasi dirancang untuk berkomunikasi dgn sistem operasi daripada perangkat keras komputer .

System operasi setelah itu menginterfase lewat bios atau driver layer. Bios terdiri dari seluruh driver individual yg beroperasi antara system operasi & perangkat keras aktual, system operasi tak sempat bicara terhadap hardware dengan cara kusus bahkan dia mesti senantiasa memperoleh driver yg sesuai. baca juga fungsi sistem operasi

Aspek ini memberikan satu buah cara yg tetap buat bicara dgn perangkat keras. umumnya merupakan tanggung jawab manufaktur utk memberikan driver pada hardware mereka driver mesti menawarkan driver yg tidak sama maka perangkat keras bisa bekerja di bawah DOS Windows 95, Windows NT, Windows 2000, Linux & setelah itu. lantaran banyak system operasi yg memakai interfase internal yg sama, sehingga beberapa driver pun bisa bekerja di bawah system operasi. yang merupakan contoh satu buah driver yg bekerja di bawah window ME bisa bekerja di Windows 95 & window 98.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Bios dan Fungsinya

0 komentar:

Posting Komentar