Selasa, 02 Februari 2016

Pengertian Internet Protokol (IP) Beserta Sifatnya

Pengertian Internet Protokol (IP) beserta Sifatnya - Internet Protocol (IP) adalah suatu address atau alamat dari sebuah user atau pengguna yang berfungsi sebagai pengirim paket data ke alamat yang tepat. Oleh karena itu Internet Protokol memegang peranan yang sangat penting dari jaringan TCP/IP. Karena semua aplikasi jaringan TCP/IP pasti bertumpu kepada Internet Protocol agar dapat berjalan dengan baik. IP merupakan protokol pada network layer yang bersifat :

a. Connectionless
yaitu setiap paket data yang dikirim suatu saat akan melalui rute secara sendirinya. Paket IP (datagram) akan melalui rute yang ditentukan oleh setiap router yang dilalui oleh datagram tersebut. Hal ini memungkinkan seluruh datagram tiba di tempat tujuan dalam urutan yang berbeda karena menempuh rute yang berbeda pula. baca juga pengertian router dan fungsinya

b. Unreliable (ketidak handalan)
Protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti sampai ke tempat tujuan. tapi hanya akan melakukan usaha sebaik-baiknya agar paket yang dikirim tersebut sampai ke tujuan (best effort delivery).

pengertian ip address jaringan, fungsi ip address, kelas ip address


Suatu datagram bisa saja tidak sampai dengan selamat ke tujuan karena beberapa hal berikut:
  1. Adanya bit error pada saat pentransmisian datagram pada suatu tempat Router yang dilewati men-discard datagram karena terjadinya kongesti dan kekurangan ruang memori buffer 
  2. Putusnya rute ketujuan untuk sementara waktu akibat adanya router yang down
  3. Terjadinyakekacauanrouting, sehingga datagram mengalamiloopingatai pengulangan pengiriman

IP juga didesain untuk dapat melewati berbagai media komunikasi yang memiliki karakteristik dan kecepatan yang berbeda-beda. Pada jaringan Ethernet, panjang satu datagram akan lebih besar dari panjang datagram pada jaringan publik yang menggunakan media jaringan telepon, atau pada jaringan wireless

Perbedaan ini hanya untuk mencapai throughput (tempat yang di tuju) yang baik pada setiap media.Pada umumnya, semakin cepat kemampuan transfer data pada media tersebut, semakin besar panjang datagram yang digunakan.

Akibat dari perbedaan ini, datagram IP dapat mengalami fragmentasi ketika berpindah dari media kecepatan tinggi ke kecepatan rendah (misalnya dari LAN Ethernet 10 Mbps ke leased line menggunakan Point-to-Point Protocol dengan kecepatan 64 kbps). Pada router/host penerima, datagram yang ter-fragmen ini harus disatukan kembali sebelum diteruskan ke router berikutnya, atau ke lapisan transport pada host tujuan. baca juga cara membuat jaringan LAN

Hal ini menambah waktu pemrosesan pada router dan menyebabkan delay (penundaan). Setiap paket IP membawa data yang terdiri atas :
  1. Version, yaitu versi dari protokol IP yang dipakai.
  2. Header Length, berisi panjang dari header paket IP dalam hitungan 32 bit word.
  3. Type of Service, berisi kualitas service yang dapat mempengaruhi cara penanganan paket IP.
  4. Total length Of Datagram, panjang IP datagram total dalam ukuran byte.
  5. Identification, Flags, dan Fragment Offset, berisi data yang berhubungan fragmentasi paket.
  6. Time to Live, berisi jumlah router/hop maksimal yang dilewati paket IP (datagram). Nilai maksimum field ini adalah 255. Setiap kali paket IP lewat satu router, isi dari field ini dikurangi satu. Jika TTL telah habis dan paket tetap belum sampai ke tujuan, paket ini akan dibuang dan router terakhir akan mengirimkan paket ICMP time exceeded. Hal ini dilakukan untuk mencegah paket IP terus menerus berada dalam network.

Protocol, mengandung angka yang mengidentifikasikan protokol layer atas pengguna isi data dari paket IP ini.

Header Checksum, berisi nilai checksum yang dihitung dari jumlah seluruh field dari header paket IP.Sebelum dikirimkan, protokol IP terlebih dahulu menghitung checksum dari header paket IP tersebut untuk nantinya dihitung kembali di sisi penerima. Jika terjadi perbedaan, maka paket ini dianggap rusak dan dibuang.

Source Address dan Destination Address, isi dari masing-masing field ini cukup jelas, yakni alamat pengirim dan alamat penerima dari datagram. Masing-masing field terdiri dari 32 bit, sesuai panjang IP Address yang digunakan dalam Internet. Destination address merupakan field yang akan dibaca oleh setiap router untuk menentukan kemana paket IP tersebut akan diteruskan untuk mencapai destination address tersebut. Struktur IP Address ini secara lebih jelas akan diuraikan pada bagian selanjutnya.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Internet Protokol (IP) Beserta Sifatnya

0 komentar:

Posting Komentar