Sabtu, 03 September 2016

Topologi Bus Kelebihan dan Kekurangannya

Topologi Bus Kelebihan dan Kekurangannya - Topologi bus adalah sebuah topologi yang menggunakan sebuah kabel tunggal sebagai media teransmisinya dan juga sebagai media penghubung antara sebuah Client dan juga Server. Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dibubungkan pada kabel tersebut.  Baca juga Jenis-Jenis Topologi Jaringan Kekurangan dan Kelebihannya

Topologi Bus Kelebihan dan Kekurangannya

Secara sederhana pada topologi bus, satu kabel media transmisi dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan "terminator" atau terminating-resistance (biasanya berupa tahanan listrik sekitar 60 ohm).

Topologi ini cukup bagus untuk dibuat untuk membangun jaringan komputer, namun alangkah leih baiknya dalam memangun sebuah jaringan komputer dengan menggunakan topologi bus anda harus mengetahui beberapa kelebihan dan juga kekurangan topologi bus. Berikut merupakan beberapa keuntungan dan kelebihan topologi bus.

Keuntungan Topologi Bus

  • Instalasi relatif leblh murah
  • Hemat kabel, karena pada topologi bus terdapat sebuah kabel media teransmisi tunggal sehingga tidak perlu menggunakan banyak kabel sebagai penghubungnya.
  • Layout kabel sangat sederhana, pada kabel yang digunakan dalam topoogi ini penggunaan kabel sangat mudah dan sederhana sehingga mudah dalam pemasangannya.
  • Penembahan unit, baik komputer server maupun client dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus mengganggu hubungan komputer atau workstation yang lain.
  • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya.

Kekurangan Topologi Bus

  • sulitnya mengidentifikasi kesalahan atau pun gangguan yang terjadi ketika komputer bermasalah, karena proses deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
  • Kepadatan lalulintas pada jalur utama, karena topologi bus menenggunakan media tranmisi terpusat dan satu jalur sehingga akan menyebabkan kepadatan jalur pada kabel utama.
  • Ketika terjadi gangguan pada kabel utama maka akan menyebakan gangguan pada seluruh komputer yang terhubung dengan jaringan.
  • Diperlukannya sebuah repeater sebagai penguat sinyal ketika akan menambahkan workstation yang memiliki jarak atau lkasi yang cukup jauh.
  • Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
Kesimpulan dari pembahasan kali ini adalah Topologi Bus adalah salah satu jenis topologi yang digunakan untuk pembentukan sebuah jaringan dengan pusat tranmisinya adalah sebuah kabel yang terpusat dan satu sehingga pada topologi ini ketika kabel pusat tranmisi mengalami gangguan maka semua komputer yang terhubung dengan jaringan tersebut akan mengalami ganguan juga atau juga bahkan sampai terputus dari jaringan tersebut.

Namun ketika gangguan itu terjadi pada salah satu komputer clien maka komputer yang lain tidak akan mengalami dan tidak akan merasakan dampak dari gangguan atau kerusakan tersebut.  Baca juga artikel lain terkait Fungsi Kabel Coaxial Kelebihan dan kekurangannya

Demikianlah penjelasan kali ini tentang topologi Bus Kekurangan Serta Kelebihannya smoga dengan penjelasan ini anda akan dapat mengetahui dan memilih dengan bijak topologi apa yang akan anda gunakan dalam membangun sebuah jaringan komputer. Trimakasi semoga bermanfaat.....
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Topologi Bus Kelebihan dan Kekurangannya

0 komentar:

Posting Komentar